Sedu
saat harga nol kau beri pada tiap lakuku
selalu jiwaku tercacak bersamanya sunyi
lengkung bibirku memang terpajang
mestinya kau tahu itu sebuah tonil
puncak aku tersedu dan terisak
adalah ketika hadirku tak lagi teranggap
bahkan enggan kau mengharap
saat itu tanpa sadar kau menyerpihku
hingga aku mendebu
jauh lebih kecil dari yang kau tahu
Komentar
Posting Komentar